Diantara sarana yang paling bermanfaat dalam hal ini adalah menerapkan yang
dibimbingkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di dalam hadits shahih, beliau
bersabda.
“Artinya : Pandanglah orang yang lebih bawah darimu (dalam hal
materi), dan jangan kamu pandang orang yang lebih atas darimu. Hal itu lebih
cocok bagimu, agar kamu tidak merendahkan ni’mat Allah yang dikaruniakanNya
kepadamu”.
Seorang hamba jika memusatkan perhatiannya pada ajaran nabawi
yang agung ini, maka ia akan melihat dirinya mengungguli orang banyak dalam hal
kesejahteraan dan rezki serta rentetan kenikmatan lain berkat kedua karunia itu,
meski ia dalam kondisi apapun. Dengan itu sirnalah keguncangan, kegundahan dan
keruwetannya, dan bertambahlan kegembiraan dan kesukaannya terhadap
ni’mat-ni’mat Allah, yang ia dalam hal ini mengungguli orang-orang yang lain
dibawahnya.
Setiap kali seorang hamba merenungi ni’mat-ni’mat Allah yang
zhahir maupun yang batin, baik itu dari sisi kehidupan religi maupun duniawinya,
ia akan melihat Allah Tuhannya telah mengarunianinya karunia yang banyak dan
telah menangkis untuknya berbagai keburukan. Tidak diragukan, bahwa hal itu
dapat menangkis kegundahan dan keruwetan, disamping membuahkan kegembiraan dan
kesukacitaan.